Prestasi dan skandal John Herdman pelatih baru timnas Indonesia pernah tersangkut kasus drone

Ringkasan Berita:
  • John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia per 3 Januari 2026 dengan kontrak 2+2 tahun. 
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebutnya sebagai "Era Baru" bagi sepak bola nasional.
  • Herdman mencatatkan sejumlah prestasi, namun kariernya tercoreng akibat skandal pengintaian sesi latihan tim lawan menggunakan drone. 
  • Investigasi independen Canada Soccer mengungkap praktik ini telah dimulai sejak era Herdman pada 2018.

Erfa News, -PSSI resmi memasuki era baru di bawah komando John Herdman, pelatih bertangan dingin asal Inggris yang baru saja ditunjuk menahkodai Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026).

Penunjukan arsitek yang sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 ini disambut antusias oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebagai langkah agresif untuk membawa Skuad Garuda ke panggung dunia.

Namun, di balik rekam jejak menterengnya membawa tim putra dan putri menembus level global, kedatangan Herdman turut dibayangi sorotan media Inggris terkait skandal 'drone' atau pengintaian lawan yang sempat mencoreng kariernya di Kanada menjelang Olimpiade 2024.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut dengan sangat antusias penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. 

Dalam kesepakatan ini, PSSI mengikat Herdman dengan kontrak berdurasi 2+2 tahun, dan akan memegang tanggung jawab ganda dengan menangani dua tim sekaligus, yakni Timnas Senior dan Timnas U-23.

Erick Thohir menegaskan, kehadiran Herdman menandai babak baru bagi sepak bola nasional.

“Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru. Ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia,” ujar Erick Thohir dikutip dari Kita Garuda, Sabtu. 

Setelah Timnas Indonesia sebelumnya gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai terhenti di ronde keempat babak Kualifikasi Zona Asia, Erick Thohir mengaku mendapatkan suntikan semangat dari Presiden Prabowo Subianto untuk segera bangkit.

"Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat,” kata Erick.

Perekrutan Herdman diharapkan mampu mewujudkan ambisi Indonesia menembus putaran final Piala Dunia melalui program yang lebih terukur.

“Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang meminta kita coba lagi. Bikin program yang lebih agresif. Hari ini kita memulai lagi program prestasi Timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman yang memang punya kualifikasi untuk itu,” tegas Erick.

Prestasi John Herdman 

Rekam jejak John Herdman bersama Kanada di level global memang membuatnya dipandang sebagai figur yang relevan dengan ambisi Timnas Indonesia yang ingin menembus Piala Dunia. 

Berdasarkan data Transfermarkt, Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975.

Herdman tidak menempuh karier panjang sebagai pemain profesional dan sejak muda memilih jalur kepelatihan.

Berikut rangkuman prestasi John Herdman:

1. Bawa Timnas Putri Selandia Baru Lolos Piala Dunia

Perjalanan karier Herdman dimulai di Selandia Baru ketika usianya masih sekitar 30 tahun.

John Herdman dipercaya menangani tim kelompok umur sebelum kemudian promosi sebagai pelatih tim nasional putri Selandia Baru pada periode 2006–2011.

Selama lebih dari lima tahun, Herdman mencatatkan prestasi penting dengan membawa Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011.

2. Antarkan Timnas Putri Kanada Raih Medali Perunggu

Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan John Herdman ke Kanada.

Pada 2011, Herdman ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Kanada.

Di bawah kepemimpinannya, Kanada berkembang menjadi kekuatan dunia dengan torehan dua medali perunggu Olimpiade pada London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.

3. Loloskan Kanada ke Piala Dunia 2022

Pada 2018, Herdman mengambil langkah besar dengan beralih menangani timnas putra Kanada.

Keputusan tersebut berbuah manis ketika ia mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama mereka setelah absen selama 36 tahun.

Catatan tersebut menjadikan Herdman sebagai salah satu pelatih yang mampu membawa tim putri dan putra dari satu negara tampil di Piala Dunia.

Di kawasan CONCACAF, Herdman dikenal sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada yang tampil disiplin dan kompetitif.

Pernah Tersangkut Kasus 'Drone'

John Herdman tercatat menganggur selama satu tahun sejak namanya tercemar di sepak bola Kanada, sebelum akhirnya kini ditampung oleh Timnas Indonesia.

Meski benar Herdman sukses membawa timnas putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade dan meloloskan timnas putra ke Piala Dunia 2022, perjalanan juru taktik asal Inggris itu ditutup dengan sebuah skandal yang merusak seluruh pencapaiannya di negara Amerika Utara tersebut.

Skandal dimaksud adalah kecurangan memata-matai sesi latihan tim lawan menggunakan drone selama ia melatih Timnas Kanada.

Praktik ini terungkap pada Olimpiade 2024 saat timnas putri Kanada di bawah pelatih Bev Priestman terbukti memantau latihan lawan.

Investigasi independen federasi sepak bola Kanada, Canada Soccer, kemudian mengungkap bahwa aksi tak terpuji ini telah dimulai sejak era Herdman pada 2018.

Perlu digarisbawahi, aksi mata-mata ini bukanlah sekadar memantau pertandingan dari tribune stadion seperti yang lazim dilakukan pemandu bakat (scout) atau analis.

Aksi tercela Herdman melibatkan pengiriman orang untuk menerbangkan drone di markas latihan tim lawan guna mengetahui taktik mereka sebelum pertandingan dimulai.

Terkait hal ini, Sportsnet.ca menuliskan kritik tajam: "Dia menaruh dirinya dalam posisi untuk pekerjaan baru bersama klub atau tim nasional yang tidak punya pertanyaan moral tentang pelatih yang menjadi jantung dalam salah satu skandal kecurangan terbesar dalam sejarah olahraga Kanada."

Herdman pada akhirnya terbukti melanggar kode disiplin Canada Soccer dalam sidang yang digelar Maret 2025.

Canada Soccer menghukum Herdman dengan surat teguran, meskipun sejumlah media sempat mendorong adanya sanksi seumur hidup.

Di sisi lain, Herdman secara terbuka merilis pernyataan membela diri atas berbagai tuduhan tersebut.

"Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan respek terhadap permainan," ucap Herdman dikutip dari Reuters.

"Itu tidak berubah. Saya bekerja sama dalam seluruh proses (investigasi), termasuk presentasi komplet dan transparan kepada Komite Disiplin" imbuhnya. 

"Walaupun ini menjadi periode yang sangat sulit, saya tetap bangga dengan masa saya bersama Canada Soccer dan apa yang telah kami capai bersama" sambungnya. 

"Saya menatap melanjutkan perjalanan saya di permainan ini. Saya tetap berfokus pada gairah saya, melatih, mementori, dan membantu tim mencapai potensi terbaiknya," pungkas Herdman.

Sindiran Media Inggris: Akhirnya Pelatih Bermasalah Dapat Kerjaan Baru

Sementara itu, Media asal Inggris, TalkSport, menyoroti kabar mengenai John Herdman yang bakal melatih Timnas Indonesia. 

TalkSport langsung memberikan sorotan tajam, bahkan dalam judul beritanya, menyebut Herdman sebagai sosok yang akhirnya mendapatkan pekerjaan baru setelah mengukir skandal di Kanada.

"Manajer Kanada yang 'ditegur' terkait skandal Olimpiade mendapatkan pekerjaan internasional baru," tulis TalkSport.

Terlepas dari skandal dan prestasinya, memasuki tahun 2026, agenda padat telah menanti Herdman bersama Skuad Garuda. 

Timnas Senior dijadwalkan tampil dalam FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23–31 Maret 2026, yang dilanjutkan dengan rangkaian FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026.

Selain itu, Indonesia akan berlaga di turnamen Piala AFF 2026 mulai 25 Juli 2026.

Sementara untuk level U-23, Herdman akan memimpin Garuda Muda di ajang Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026.

(BolaSport.com/BolaSport.com/BolaSport.com/Kompas.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

0 Response to "Prestasi dan skandal John Herdman pelatih baru timnas Indonesia pernah tersangkut kasus drone"

Posting Komentar